RSS

Pertemuan 11

Pertemuan 11
Strategi dan Seni dalam Negosiasi
Nama : Salman Hadi
NIM : 13.11.7072
Kelas : 13-S1TI-05
Mata Kuliah : Kecakapan Antarpersonal
Dosen : Lucky B Pangau, S.Sos, MM
 
Pada pertemuan kali ini membahas tentang strategi dan seni dalam bernegosiasi. Materi yang sangat menarik bagi saya. Sebelum kita membahas tentang negosiasi lebih lanjut, maka kita perlu mengetahui apa negosiasi itu sendiri.

Negosiasi adalah proses komunikasi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan kita, ketika seseorang yang lain mengendalikan apa yang kita iginkan. Atau agar lebih jelas, kita telusuri pendapat-pendapat para ahli berikut:

1. menurut kamus oxford, negosiasi adalah suatu cara untuk mencapai suatu kesepakatan melalui diskusi formal
2. menurut fisher adalah komunikasi dua arah yang dirancang untuk mencapai kesepakatan pada saat kedua belah pihak memiliki kepentingan yang berbeda
3. menurut Gary adalah proses interaksi dan komunikasi yang dinamis, mengandung seni, dan penuh rahasia untuk mencapai tujuan yang dianggap menguntungkan para pihak

Negosiasi dapat terjadi antara:
- antar perorangan
- antar kelompok
- antar perusahaan
- antar negara
- atau kombinasi (misal antara perorangan dengan kelompok maupun sebaliknya)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan 10

Pertemuan10
Praktik Public Speaking
Nama : Salman Hadi
NIM : 13.11.7072
Kelas : 13-S1TI-05
Mata Kuliah : Kecakapan Antarpersonal
Dosen : Lucky B Pangau, S.Sos, MM
Pada hari jum'at, 22 Mei 2015 perkuliahan Kecakapan Antar Personal terlihat berbeda dari biasanya. Hal ini dikarenakan diadakan praktik berbicara atau public speaking di depan kelas. Ketika akan masuk kuliah, saya mempersiapkan materi yang akan saya sampaikan kepada teman-teman di depan kelas. Walaupun belum ada persiapan yang matang, saya tetap harus bisa berbicara di depan. Materi yang saya persiapkan adalah tentang Manajemen Waktu.
Ketika perkuliahan dimulai, dosen menjelaskan ulang materi minggu lalu dilanjutkan penambahan sedikit materi. Setelah dosen selesai menjelaskan materi, kini giliran kami sebagai mahasiswa yang praktik di depan. Ketika dosen bertanya kepada mahasiswa tentang siapa yang mau pertama maju, maka spontan mahasiswa diam, ada yang menundukan kepala dan ada hal lain yang dilakukan. Ketika tidak ada yang mau maju pertama, dosenpun memanggil mahasiswa dengan melihat nomor urut presensi yang ada di komputer depan. Sehingga, mau tidak mau mahasiswa yang disebut harus tetap maju dan berbicara di depan.
Selanjutnya, mahasiswa yang telah selesai public speaking di depan, menunjuk teman yang lain untuk bergilir maju. Sehingga temannya harus maju kedepan. Hingga pada saat giliran ketiga, saya ditunjuk teman saya untuk maju dan berbicara di depan. Awalnya saya merasa sedikit takut dan kurang percaya diri. Akan tetapi setelah saya persiapkan materi dan mental maka saya beranikan diri untuk maju kedepan dan mulai berbicara.
Dengan bekal latihan berbicara yang telah saya lakukan, sedikit demi sedikit saya sudah mulai lancar dalam berbicara, walupun masih banyak kekurangan. Saya menjelaskan materi kepada teman-teman sebatas yang saya ingat dari membaca artikel sebelumnya. Akan tetapi, tetap ada materi penting yang lupa saya sampaikan dikarenakan gerogi di depan. Akan tetapi hal tersebut tidak menjadi masalah. Saya juga telah mendapatkan kesempatan yang baik untuk dapat berbicara di depan kelas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan 9

Pertemuan 9
Public Speaking
Nama : Salman Hadi
NIM : 13.11.7072
Kelas : 13-S1TI-05
Mata Kuliah : Kecakapan Antarpersonal
Dosen : Lucky B Pangau, S.Sos, MM

Kalau boleh saya menyimpulkan sendiri apa itu public speaking, maka public speaking itu merupakan suatu keterampilan berbicara di depan umum atau orang banyak guna menyampaikan informasi, mengajak, berdiskusi, ataupun bentuk komunikasi lainnya. Public speaking ini sangat penting bagi kita semua, karena dengan memiliki keterampilan public speaking yang baik maka kita dapat menyampakan maksud kita dengan baik pula.
Mungkin ada di antara kita yang merasa kurang dalam public speaking, seperti halnya pada diri saya pribadi. Saya masih belum baik dalam keterampilan public speaking, sehingga masih perlu banyak belajar. Dengan adanya perkuliahan yang membahas tentang public speaking, maka kita dapat mengetahui teknik-teknik atau pengetahuan seputar pablic speaking. Public Speaking tersebut sangat erat kaitannya dengan yang namanya presentasi.
Sebenarnya apa sih tujuan dari presentasi itu? Berikut merupakan tujuan dari sebuah presentasi
- Memberikan informasi
- membujuk
- melakukan negosiasi
- memberikan inspirasi atau pencerahan
- memecahkan sebuah masalah
- memberikan pelatihan atau training

Dalam sebuah presentasi, kita perlu mengetahui seberapa besar pengaruh dari materi yang kita sampaikan. Jika bisa dirumuskan, maka presentase efektifitas dari media yang kita gunakan guna menyampaikan informasi adalah sebagai berikut:
7 % untuk verbal, yaitu materi yang kita sampaikan
38% untuk vokal, penekanan dari suara yang kita gunakan
55% untuk visual, penampilan diri kita, termasuk gerakan, pakaian, dan lainnya.

Untuk memudahkan dalam public speaking, kita membutuhkan alat bantu untuk menyusun materi yang kita sampaikan, salah satunya adalah menggunakan Cue Card. Cue Card tersebut berisi materi yang akan kita sampikan, diantaranya adalah:
- Pendahuluan
- Penyampaian kepada hadirin (kita sebagai apa)
- Garis besar pokok materi
- Maksud atau tujuan setelah mendapatkan materi
- Pendekatan awal (kisah, menyampaikan data, dll)
- Pertanyaan atau mengemukakan inti masalah
- Pembahasan
- Kesimpulan atau himbauan
- Tinggalkan pesan menarik untuk hadirin
- Penutup

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan 8

Pertemuan 8
Penyebab Kegagalan dan 3 Tipe Manusia
Nama : Salman Hadi
NIM : 13.11.7072
Kelas : 13-S1TI-05
Mata Kuliah : Kecakapan Antarpersonal
Dosen : Lucky B Pangau, S.Sos, MM
 
Para perkuliahan hari jum'at tanggal 8 Mei 2015 lalu membahas tentang materi yang sangat menarik untuk dipelajari, yaitu tentang penyebab kegagalan dan 3 tipe manusia ditambah beberapa materi tambahan. Hal-hal yang berhasil saya catat tentang penyebab kegagalan yang paling dominan adalah berasal dari dalam diri sendiri. Sebagai contohnya adalah sifat malas, minder, boros, penakut, kurang pergaulan, dan lain sebagainya yang tentunya sangat menghambat dalam proses kesuksesan kita. Di samping itu tidak bisa dipungkiri bahwa faktor eksternal juga dapat mempengaruhi kegagalan seseorang, sebabai contoh adalah faktor lingkungan yang buruk, kemiskinan, keturunan, dan sebagainya.
Akan tetapi dengan kita bersikap sebaliknya dari sifat buruk di atas, maka kita akan mampu menghilangkan atau paling tidak meminimalisir penyebab-penyebab kegagalan yang selalu menghantui kita. Di kelas mahasiswa disuruh menuliskan semua kekurangan yang ada pada diri masing-masing termasuk saya sendiri. Kemudian di beri instruksi untuk membacanya di dalam hati, kemudian dengan suara kecil, dan terakhir adalah dengan suara yang lantang atau keras. Sehingga diharapkan waktu itulah terakhir ada kata kekurangan yang ada pada diri kita. Dan disambung dengan menuliskan lawan kata dari kekurangan-kekurangan yang telah kita tuliskan tadi, kemudian dibaca dengan cara seperti sebelumya.
Akan tetapi sampai saat saya menulis tugas ini, saya masih merasakan banyak kekurangan yang belum hilang. Saya berusaha terus melawan kekurangan terseubt, namun serasa sudah tenggelam dalam kekurangan dan kelemahan. Akan tetapi saya yakin bahwa dengan usaha sungguh-sungguh dan disertai do'a, maka saya akan mampu menghilangkan atau paling tidak meminimalisir kekurangan saya tersebut.
Selain mater tentang penyebab kegagalan, bapak Lucky juga menyampaikan mater tentang 3 tipe manusia, diantaranya adalah quitters, campers, dan climber. Quitters adalah orang yang sering menghindari tantangan, menolak kesempatan, dan meninggalkan banyak tawaran. Campers adalah orang yang sering mengerjakan sesuatu secukupnya, enggan melaukukan upaya lebih, dan gambang puas. Climber adalah orang yang sering semangat untuk yang terbaik, sering memikirkan berbagai kemungkinan, dan berusaha dan berani mencoba hal yang baru. Dari ketiga macam tipe manusia di atas, tentunya saya ingin menjadi yang ketiga atau climber.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan 5

Pertemuan 5
Impian harus SMART
Nama : Salman Hadi
NIM : 13.11.7072
Kelas : 13-S1TI-05
Mata Kuliah : Kecakapan Antarpersonal
Dosen : Lucky B Pangau, S.Sos, MM
 
Bicara tentang mimipi, pastilah semua orang memilikinya. Akan tetapi semuanya memiliki kemauan dan tekad yang berbeda-beda. Ada yang mimpinya hanya kecil dan ada pula yang sangat besar. Saya sendiri memiliki mimpi yang bermacam-macam, tetapi kadang berubah-ubah setelah ada pengalaman baru yang telah saya alami.
Dulu saya bercita-cita ingin menjadi editor video, seiring berjalannya waktu dan pengalaman, cita-cita saya tersebut berubah menjadi animator. Di lain waktu, cita-cita saya berubah lagi dan saya ingin menjadi seorang pengusaha, tapi cita-cita menjadi seorang pengusaha tidaklah spesifik, sehingga saya perlu merubahnya lagi.
Untuk sementara ini, cita-cita saya adalah ingin menjadi seorang multimedia designer yang mampu mendesain sebuah aplikasi multimedia maupun perancangan animasi maupun film kartun. Dan ini sesuai dengan jurusan yang saya ambil yaitu multimedia. Di samping itu saya juga ingin mendirikan suatu perusahaan di bidang multimedia sendiri dan telah saya tuliskan di cita-cita atau target hidup saya.
Semoga cita-cita saya dapat tercapai dengan baik, dan semoga saya tetap terus berusaha untuk menggapainya. Hal yang menjadi pertanyaan bagi diri saya adalah, mengapa cita-cita itu sangat mudah sekali untuk berubah? Dan kenapa begitu sulit untuk konsisten pada terget awal?
Kalau dalam perkuliahan saya mendapatkan rumus impian itu harus SMART.
  • S untuk Specific, artinya impian adalah harus jelas,
  • M untuk Measurable, maksudnya adalah terukur,
  • A untuk Achievable, artinya impian harus dapat diraih,
  • R untuk Realistic atau masuk akal,
  • T untuk Time, yang berarti impian itu butuh waktu untuk dapat dicapai.
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan 4

Pertemuan 4
4 Sifat Manusia (Kelebihan dan Kekurangan)
Nama : Salman Hadi
NIM : 13.11.7072
Kelas : 13-S1TI-05
Mata Kuliah : Kecakapan Antarpersonal
Dosen : Lucky B Pangau, S.Sos, MM
Selain sifat Sanguinis dan Melankolis, terdapat dua sifat lain, yaitu Koleris dan Plegmatis. Jika dilihat dari sisi positif, bisa dikatakan bahwa setiap sifat tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Misalkan Melankolis adalah sifat yang menuntut kesempurnaan, Sanguinis adalah sifat yang superstar atau banyak beraksi dengan ucapan dan mudah bergaul dengan orang lain. Plegmatis adalah sifat yang cinta damai, pendengar yang setia, baik di bawah tekanan, dan sifat yang melekat lainnya. Plegmatis juga adalah sifat yang kalem, slow, dan santai. Sedangkan Korelis adalah si kuat, pantang menyerah, suka dengan tantangan dan berpetualang. Orang dengan sifat korelis biasanya suka mengatur dan memerinta, tidak mau berdiam diri, dan mudah bergaul dengan orang lain.
Di uraian diatas dibahas tentang sisi positif dari keempat sifat yang telah disebutkan. Jika kita dapat memaksimalkan sifat dasar yang kita miliki dengan baik, maka akan terbentuk pribadi yang luar biasa. Akan tetapi dibalik sisi positif dari keempat sifat di atas, ternyata ada juga sisi negatifnya yang perlu kita ketahui.
Sisi negatif dari melankolis adalah suka dengan menyendiri, terjebak dimasa lalu dengan kisah yang sangat menyedihkan dan suka membesar-besarkan masalah. Melankolis umumnya tertutup dan sering menyembunyikan masalah yang dialaminya. Di samping itu, seorang dengan sifat melankolis cenderung idealis, kalau tidak sesuai dengan kehendaknya kadang suka mengeluh.
Sementara untuk plegmatis, kelemahannya adalah tidak mau melibatkan diri dalam konflik bahkan konflik dirinya sendiri. Kalau disuruh sering menunda-nunda pekerjaan, bisa saja kikir, pelit, egois, dan penakut. Selain itu, sifat ini juga terlalu pemalu dan pendiam, lebih suka sebagai penonton daripada terlibat, dan beberapa kelemahan lainnya.
Untuk sifat sanguinis, sisi buruknya adalah umumnya berfikiran pendek, sulit berkonsentrasi dan tidak teratur, susah untuk diam. Selain itu, mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain, mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas, dan beberapa kelemahan lainnya.
Yang terakhir adalah sifat korelis, kelemahan dari sifat ini antara lain: tidak sabar dan cepat marah, senang memerintah, menyukai kontroversi dan pertengkaran, terlalu kaku dan keras, sering membuat keputusan tergesa-gesa, dan beberapa sifat buruk lainnya.
Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing sifat yang ada, diharapkan kita mampu memaksimalkan kelebihan dan memperbaiki kekurangan yang ada pada diri kita. Sehingga diharapkan dapat terbentuk pribadi yang baik serta luar biasa dalam menjalani kehidupan di dunia ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan 3

Pertemuan 3
4 Sifat Manusia
Nama : Salman Hadi
NIM : 13.11.7072
Kelas : 13-S1TI-05
Mata Kuliah : Kecakapan Antarpersonal
Dosen : Lucky B Pangau, S.Sos, MM
 
Pada hari jum'at, 20 Maret 2015 pada jam 8.50 saya ada jadwal kuliah dengan mata kuliah Kecakapan Antarpersonal. Materi yang disampaikan waktu itu sangat menakjubkan dan sangat bermanfaat. Pada saat awal-awal perkuliahan dimulai kami sebagai mahasiswa mencocokan jawaban test yang telah dilakukan pada pertemuan sebelumnya dengan kepribadian yang diberikan oleh dosen. Tiap mahasiswa memiliki jawaban test yang berbeda-beda. Ada yang dominan Sanguinis, ada yang dominan Melankolis, dan bahkan ada yang sama-sama atau hampir sama dominan antara Sanguinis dan Korelis.
Sedangkan hasil dari test saya adalah cukup mengejutkan, yaitu sangat dominan kepada Melankolis dengan hasil 4 untuk Sanguinis, 6 untuk Koleris, 21 untuk Melankolis, dan 9 untuk Plagmatis. Jumlah dari seluruh soal yang ada adalah sebanyak 40 soal dengan 20 soal kelebihan dan 20 soal yang lain adalah kekurangan. Ketika bagian Melankolis diterangkan oleh dosen, saya merasa heran karena hampir semua yang disampaikan oleh dosen tentang melankolis adalah sama dengan diri pribadi saya. Walaupun tidak semua, akan tetapi sudah mendekati sama.
Jika diprosentasekan, diperkirakan mencapai 97% kesesuaiannya dengan diri saya. Hal ini sungguh menarik untuk saya cermati karena bisa melihat sisi baiknya, walaupun pasti ada sisi buruknya. Akan tetapi pada pertemuan kemarin hanya sempat membahas tentang kebaikan dari sifat Sanguinis dan kelebihan sifat Melankolis saja dan belum membahas kedua sifat lainnya, yaitu Koleris dan Plagmatis dikarenakan waktu yang terbatas. Dengan mengetahui sifat yang dominan pada diri saya, saya berharap dapat mengoptimalkan kemampuan yang saya miliki dan dapat memperbaiki kelemahan-kelemahannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan 2

Pertemuan 2
Kita Dilahirkan Untuk Menjadi Juara (Born to a Champion)
Nama : Salman Hadi
NIM : 13.11.7072
Kelas : 13-S1TI-05
Mata Kuliah : Kecakapan Antarpersonal
Dosen : Lucky B Pangau, S.Sos, MM

Pada pertemuan kedua Mata Kuliah Kecakapan Antarpersonal ini saya merasa senang sekali karena mendapat ilmu yang sangat bermanfaat dan dapat memotivasi diri ini supaya dapat bergerak lebih semangat lagi. Saya juga mencoba untuk berkonsenterasi dan memperhatikan dosen dengan penuh semangat dan antusias. Tempat duduk saya berada di bagian depan sehingga dapat mendengar suara dosen dengan sangat baik dan tidak lupa mencatat poin-poin penting yang telah disampaikan oleh dosen kepada mahasiswa. Adapun poin-poin penting tentang materi Born to a Champion yang telah berhasil saya catat adalah seperti berikut.
  • Unlimited Power
Dalam diri manusia terdapat kekuatan yang sangat luar biasa, tetapi sayang, banyak yang tidak menyadarinya. Sehingga kekuatan yang luar biasa tersebut hanya menganggur dan tidak digunakan dengan maksimal. Akan tetapi jika kita berfikir lebih kritis lagi, ternyata kekuatan-kekuatan itu masih tertidur nyenyak, dan dapat dikembangkan lagi menjadi optimal. Sehingga dapat membantu dalam meraih kesuksesan.
  • Miliki Impian Sebesar Mungkin
Semakin besar suatu hal yang kita impikan maka akan semakin besar pula pencapaian yang akan kita raih. Namun demikian, kita tidak bisa mencapai impian tersebut dengan cara yang instan, karena semua itu memerlukan kerja keras dalam pencapaiannya. Tetapi tetap saja tidak ada kesuksesan yang besar yang tidak diawali oleh sebuah mimpi besar. Jadi kita dituntut untuk berani dalam bermimpi besar, karena mimpi tersebut adalah sebuah harapan.
  • 5 Karakter Juara
Ada lima karakter juara yang perlu kita miliki, diantaranya adalah selalu semangat, antusias, daya juang kuat, pantang menyerah, serta yakin, pasti bisa.
Sebenarnya poin-poin penting dari materi Kecakapan Antarpersonal adalah tidak hanya 3 saja seperti yang tertera di atas. Namun karena saya tidak sempat mencatat semuanya jadi hanya 3 yang dapat saya cantumkan dalam lembar ini. Dengan menuliskan kembali dan mengingat-ingat materi yang disampaikan ketika perkuliahan, saya berharap mampu untuk menerapkan isi materi yang disampaikan oleh dosen ke dalam kehidupan nyata saya. Sehingga kehidupan pribadi saya dapat lebih teratur dengan baik dan lebih semangat dalam menjalani hidup.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertemuan 1

Pertemuan 1
Perkenalan Mata Kuliah Kecapakan Antarpersonal
Nama : Salman Hadi
NIM : 13.11.7072
Kelas : 13-S1TI-05
Mata Kuliah : Kecakapan Antarpersonal
Dosen : Lucky B Pangau, S.Sos, MM

Kecakapan Antarpersonal adalah kemampuan berinteraksi dengan orang lain, meliputi kemampuan berkomunikasi, menjalin hubungan antar manusia (human relation), memahami dan meningkatkan kepribadian diri dan orang lain, berprestasi, berdiskusi, bernegosiasi, mempengaruhi orang lain, serta memotivasi diri dan orang lain. Mata kuliah ini sangat diperlukan bagi mahasiswa guna menambah motivasi dan wawasan tentang cara berkomunikasi dengan baik. Di samping itu mata kuliah ini juga mengajarkan cara berpenampilan yang menarik dan profesional.
Pada pertemuan pertama perkuliahan Kecakapan Antarpersonal diisi dengan perkenalan dosen kepada mahasiswa dan perkenalan tentang materi-materi yang akan diajarkan dalam satu semester ke depan, serta pengenalan aturan main dalam perkuliahan. Dosen pengampu mata kuliah Kecakapan Antarpersonal adalah bapak Lucky B Pangau, S.Sos, MM. Pada pertemuan pertama ini, beliau menjelaskan materi awal tentang Kecapakan Antarpersonal dengan baik. Dan itu menjadi tambahan ilmu serta wawasan bagi diri saya pribadi.
Ketika masuk ruangan kuliah, saya terkejut karena sudah ada dosen yang duduk dan telah login. Sehingga saya segera melakukan presensi kemudian mencari tempat duduk yang nyaman. Saya merasa bahwa dosen telah melakukan hal yang baik, yaitu datang diawal waktu dan berpakaian rapi.
Hal ini mencerminkan bahwa jika kita akan mengajarkan sesuatu kepada orang lain, maka kita harus menguasainya terlebih dahulu. Jika kita tidak menguasai materi atau tidak menerapkan materi yang kita ajarkan kepada orang lain, maka ibarat sebuah obor yang menerangi daerah sekitarnya akan tetapi membakar dirinya sendiri.
Ketika saya mengikuti perkuliahan Kecakapan Antarpersonal untuk yang pertama kalinya, saya merasa butuh dengan mata kuliah tersebut. Hal ini karena mata kuliah Kecakapan antar personal sangat penting untuk kehidupan kita, dan untuk berkomunikasi secara baik dengan orang lain. Karena selama ini saya merasa kurang baik dalam hal komunikasi dengan orang lain, apalagi ketika berbicara atau presentasi di depan kelas.
Akan tetapi kesusahan saya dalam berbicara di depan orang banyak sudah mulai berkurang ketika saya sudah mulai berlatih terus-menerus berbicara di depan kelas, walaupun masih merasa kurang baik dalam kepercayaan diri dan dalam penyampaian informasi kepada orang lain. Salah satu cara yang saya tempuh guna memperbaiki cara berkomunikasi adalah dengan menjadi asisten dosen praktikum di STMIK Amikom Yogyakarta. Semoga dengan menjadi seorang asisten dosen praktikum ini saya dapat mendapat pengalaman dan ilmu tentang cara berkomunikasi dengan baik ditambah dengan belajar mata kuliah Kecakapan Antarpersonal.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS